Minggu, 30 Maret 2014

Filled Under:

Kisah Sang Pemilik Kaki







Diriwayatkan dari Abdurrahman bin Zaid bin Aslam:
Di kalangan kaum Bani Israil terdapat seorang laki-laki yang rajin dan tekun beribadat di sebuah surau.

Di surau itu dia beribadat dalam waktu yang cukup lama. Pada suatu hari dia melihat ke luar, ternyata di sana ada seorang wanita yang mampu memikat hatinya. Dia bermaksud mendekatinya, ketika hendak turun dari surau itulah Allah pun berkehendak lain atas dirinya.

Laki-laki itu kemudian berkata, “Apa sebenarnya yang telah kulakukan ini?”
Hati laki-laki itu sadar kembali, dan ia menjaga dirinya, kemudian dia menyesali perbuatannya.

Karenanya, saat melangkahkan kaki kembali ke dalam surau, dia berkata, “Celaka, celakalah kaki yang keluar hendak melakukan kemaksiatan kepada Allah, dan sekarang sudah kembali bersamaku ke dalam surau. Demi Allah, selamanya hal itu tidak akan terulang kembali!”

Demikianlah, laki-laki itu membiarkan kakinya bergelantungan di surau yang senantiasa diterpa oleh angin, hujan, matahari dan embun sehingga kaki itu terputus dan jatuh, dan kemudian Allah SWT menerima syukurnya.

Karena perbuatannya, kemudian namanya diabadikan dalam sebuah kitab dengan nama “Pemilik Kaki” dan begitulah orang-orang menyebutkan.

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright @ 2013 Kisah Sejarah Islam.